Makepung

IMG_4924 B

Bagi seseorang yang menuliskan bio di twitter dan blognya sebagai fesival hunter, teman saya Putri @dwiputrirats memang benar-benar membuktikan ucapanya.

Bertemu di Bali sekira Juli setahun yang lalu, Putri yang di Surabaya ternyata satu gerombolan dengan teman baik saya Simbah @lukmansimbah, datang ke Bali khusus untuk melihat dan menulis tentang Perang Pandan di salah satu desa Bali Aga (pre-java bali village), desa adat tenganan di seputar candi dasa-gianyar sana.

Kali ini Putri datang bersama tunanganya, yang kebetulan teman satu sekolah SMP-SMA dulu (nyebutnya masih SMP-SMA bukan SLTP-SLTA ya… ketauan tua…). Kali ini misi kami datang ke Makepung, festival yang sebenarnya akar tradisinya belum terlalu dalam dalam budaya Bali.

Makepung adalah festival dimana kerbau-kerbau yang biasa digunakan untuk membajak sawah dihias, diberi makanan-minuman khusus lalu di adu-larikan dengan kerbau lain. Hadiahnya? Tidak ada. Cuma piala dan gengsi. Sudah itu saja

Awalnya adalah para petani yang iseng berlomba antar sesama mereka. Setelah pekerjaan membajak sawah selesai, Jiwa main-main para petani di Jembrana Bali membuat mereka menciptakan permainan ini.

Image

Image

Image

Image

Image

Image

IMG_5379 A

IMG_4734 A

IMG_4737 a

IMG_4755 A

IMG_4793 a

IMG_4805

IMG_4939 b

IMG_5340 A

IMG_5348 A

IMG_5351 A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s