About Andi

A traveler by hobby, an art enthusiast by environment, an aficionados off good life represented in good design and a finance analyst turned to business finance analyst by passion and destiny.

Grew up in Semarang, groomed at Jogjakarta, former Jakarta worker ant and currently living in Bali, Indonesia.

Rambling on twitter @andifa

5 thoughts on “About Andi

    • Hi Lia,
      Persyaratan mengimpor sendiri wine ke Indonesia cukup rumit dan mahal.

      Rumit karena peraturan yang ada mewajibkan bahwa mengimpor alkohol harus terdaftar sebagai importir terdaftar (IT) dari kementerian perdagangan. Dan ada kuota maksimal yang boleh diimpor setiap tahun.

      Ditambah dengan harus ada kode registrasi dari BPOM untuk minuman luar.

      Mahal karena aturan pajak dan bea cukai untuk alkohol.

      Peritel besar dan outlet wine besar seperti Vin+ itu ambil dari importir dan distributor yang ada. Beberapa importir dan distributor bahkan punya outlet sendiri buat menjual barang impor mereka seperti red and white dan outlet milik hatten di Bali.

      Untuk beberapa puluh kontainer wine untuk biaya izin minimal habis ratusan juta rupiah.

      Kembali menjawab pertanyaan, izin impor wine bisa tapi siap merogoh kocek agak dalam ya.

      Semoga jawaban saya membantu karena saya sudah pindah industri sekarang jadi kurang mengetahui perkembangan terbaru Industri.

      Kalau ada pertanyaan akan saya coba jawab menurut pengetahuan saya

      Salam,

      AndiFa

      • Oh ya,
        Plus harus kerjasama sama sebuah BUMN… kalau mau start mending jadi distributor aja dulu. Baru dari sana berkembang. Soalnya izin import terpisah, izin manufaktur terpisah, izin distribusi terpisah, izin menjual terpisah, izin menjual on-the-premise beda, izin menjual off-the-premise juga ada. Aturan alkohol ribet. Saya dulu cuma analisis penjualan, finance dan trend saja hehe jadi kurang menguasai perizinan.

  1. Aku tidak pernah mengenal persis kenapa bisa mampir kesini.. tempat dimana kata bermain, berlompat-lompatan tanpa batas.
    Dan aku selalu menanti kata tidak berbatas seperti ini, yang bisa membawaku lupa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s